Home / Kabar Terbaru / PELATIHAN SIMRAL KAB LEBAK

PELATIHAN SIMRAL KAB LEBAK

Dalam rangka pelaksanaan rencana aksi KPK terkait integrasi e-planning dan e-budgetting guna meningkatkan perencanaan pembangunan, penganggaran dan pengelolaan keuangan di daerah serta pengawasan (monitoring dan evaluasi) yang lebih efektif, efisien, transparan dan akuntabel, Pemerintah Kabupaten Lebak telah bekerjasama dengan BPPT untuk implementasi Sistem Informasi Manajemen Perencanaan, Penganggaran dan Pelaporan (SIMRAL).

Implementasi SIMRAL sendiri telah dimulai sejak perencanaan pembangunan untuk tahun 2018 yang dimulai sejak penyusunan RKPD Tahun 2018 dengan didahului oleh pelatihan TOT untuk modul  e-planning pada tanggal 29-30 Maret 2017 yang dilanjutkan dengan pelatihan operator SIMRAL pada tiap OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lebak yang dilaksanakan pada tanggal 16-19 Mei 2017. Tahapan implementasi SIMRAL sendiri hingga saat ini telah sampai pada penyusunan KUA-PPAS Tahun 2018 yang merupakan tahapan terakhir pada modul e-planning dan akan dilanjutkan kemudian pada modul e-budgetting untuk penyusunan Rancangan APBD.

Mengingat KUA-PPAS Tahun 2018 telah disepakati antara Bupati Lebak dengan Pimpinan DPRD Kabupaten Lebak pada tanggal 28 Juli 2017, maka berikutnya OPD harus segera menyusun RKA-SKPD dan dilakukan proses entri pada SIMRAL hingga menghasilkan RKA-SKPD yang akan diverifikasi oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah dan dijadikan bahan penyusunan Raperda APBD Tahun Anggaran 2018. Guna memperlancar proses tersebut, maka pada tanggal 31 Juli – 1 Agustus 2017 telah dilakukan pelatihan TOT SIMRAL untuk modul penganggaran yang melibatkan unsur Diskominfo, Bappeda, Bapenda dan BPKAD sebagai leading sector dalam penyusunan Raperda APBD Tahun Anggaran 2018.

Kegiatan pelatihan TOT SIMRAL modul penganggaran ini terdiri dari penyiapan data awal RKA yang diambil dari data Renja SKPD Final, entri data/modifikasi data RKA untuk disesuaikan dengan KUA-PPAS atau dinamika lain, seperti proses verifikasi TAPD maupun pada saat pembahasan di DPRD dan evaluasi Provinsi Banten, serta entri data pendukung yang dibutuhkan dalam penyusunan Raperda APBD, seperti sumber dana kegiatan, nama TAPD, data penerima hibah dan bantuan sosial, data aset, piutang, investasi, pinjaman, dana cadangan, pegawai maupun data kegiatan lanjutan.

Dalam pelatihan TOT SIMRAL modul penganggaran, juga disimulasikan proses penetapan Raperda APBD menjadi Perda APBD hingga dihasilkan DPA-SKPD sebagai landasan operasional pelaksanaan kegiatan. Bila pada menu RKA/RAPBD bermuara pada dihasilkannya Raperda APBD, maka untuk menghasilkan dokumen Perda APBD diperlukan proses entri/modifikasi/penyempurnaan pada menu APBD/DPA yang dimulai dengan impor data RKA yang kemudian akan disempurnakan sesuai dengan hasil pembahasan Raperda APBD di DPRD maupun hasil evaluasi Provinsi Banten. Pada menu APBD/DPA ini juga dilakukan entri data pendukung, seperti pejabat pengelola keuangan, rekening bank, dan penetapan UP.

Diharapkan dengan pelatihan TOT SIMRAL modul penganggaran ini, para admin yang ditugaskan dapat melakukan transfer knowledge kepada para operator SIMRAL di OPD sehingga penyusunan APBD Kabupaten Lebak dapat selesai tepat waktu dengan tetap memenuhi seluruh kaidah dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Check Also

PENGUMUMAN LELANG NON EKSEKUSI WAJIB BARANG MILIK DAERAH (BMD)

PENGUMUMAN LELANG NON EKSEKUSI WAJIB BARANG MILIK DAERAH (BMD) MILIK PEMERINTAH KABUPATEN LEBAK TAHUN 2018 …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *