Home / Anggaran / Penanganan Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19)

Penanganan Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19)

Menindaklanjuti Surat Keputusan Bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Keuangan Nomor 119/2813/SJ Nomor 177/KMK.07/2020 tentang Percepatan Penyesuaian APBD Tahun Anggaran 2020 Dalam Rangka Penanganan COVID-19 Serta Pengamanan Daya Beli Masyarakat dan Perekonomian Nasional, dan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 35/PMK.07/2020 tentang Pengelolaan Transfer ke Daerah dan Dana Desa Tahun Anggaran 2020 dalam rangka Penanganan Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) dan/atau Menghadapi Ancaman yang Membahayakan Perekonomian Nasional, Pemerintah Kabupaten Lebak telah melakukan upaya refocussing dan realokasi anggaran serta penyesuaian target pendapatan daerah guna penyediaan dana antisipasi dan penanganan COVID-19 yang dialokasikan ke dalam Belanja Tidak Terduga.

Penyesuaian target pendapatan dilakukan untuk Pendapatan Asli Daerah sebesar 87,19 Miliar Rupiah lebih, sementara untuk dana perimbangan berkurang sebesar 243,37 Miliar Rupiah lebih sehingga secara total pendapatan pada APBD Kabupaten Lebak Tahun Anggaran 2020 terkoreksi sebesar 330,31 Miliar Rupiah lebih. Sedangkan di sisi belanja daerah, APBD Kabupaten Lebak Tahun Anggaran 2020 terkoreksi sebesar 319,35 Miliar Rupiah lebih. Realokasi anggaran kegiatan terbesar dilakukan pada belanja barang dan jasa sebesar 304,4 Miliar Rupiah lebih atau 33,72% dari anggaran belanja barang dan jasa di APBD Kabupaten Lebak Tahun Anggaran 2020 sebesar 902,71 Miliar Rupiah lebih. Sedangkan realokasi anggaran kegiatan dari belanja modal mencapai 104,55 Miliar Rupiah lebih atau 42,93% dari anggaran belanja modal di APBD Kabupaten Lebak Tahun Anggaran 2020 sebesar 243,51 Miliar Rupiah lebih. Realokasi anggaran kegiatan dari belanja barang dan jasa, serta belanja modal ini dilakukan sebagaimana amanat dua regulasi tersebut di atas, sekaligus sebagai syarat penyaluran DAU bulan mei dan juni. (link ke file penyesuaian APBD)

Penyesuaian terhadap APBD ini dituangkan dalam Peraturan Bupati Lebak Nomor 16 Tahun 2020 tanggal 18 Mei 2020 dan telah dilaporkan kepada Kementerian Keuangan, Kementerian Dalam Negeri, BPKP Perwakilan Provinsi Banten, dan Pemerintah Provinsi Banten. Adapun rincian penggunaan Belanja Tidak Terduga (link ke file rincian BTT) untuk antisipasi dan penanganan COVID-19 sebesar 181,57 Miliar Rupiah lebih meliputi :

  1. Penanganan di bidang Kesehatan selama 6 bulan (pengadaan alat pelindung diri, sarana dan peralatan di RSUD, pengamanan pos perbatasan, dan belanja penunjang Kesehatan lainnya) sebesar 42,6 Miliar Rupiah lebih,
  2. Penanganan dampak ekonomi (bantuan modal usaha kepada UMKM yang terdampak pasca pandemi COVID-19 berakhir) sebesar 3,74 Miliar Rupiah lebih,
  3. Penyediaan jaring pengaman sosial selama 3 bulan (bantuan biaya hidup kepada masyarakat terdampak COVID-19 dan UMKM yang tidak bisa berusaha selama COVID-19) sebesar 95,18 Miliar Rupiah lebih, serta
  4. Dana cadangan sebesar 40,03 Miliar Rupiah lebih yang diperuntukkan bagi penyediaan jarring pengaman sosial bila pandemi COVID-19 berlangsung lebih dari 3 bulan lamanya.

Terlampir :

Rincian BTT

Penyesuaian APBD 

Check Also

Acara Sosialisasi Raperda APBD Kabupaten Lebak Tahun Anggaran 2020

  Dalam rangka menindaklanjuti amanat Pasal 103 ayat (2) Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.